Senin, 24 Oktober 2011

Bimbingan & Konseling Sekolah

Dalam "Layanan Pemberian Informasi" yang terdapat di Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara, dapat ditinjau dari :
     Tujuan Pemberian Informasi
Dalam "Layanan Pemberian Informasi" yang diterapakan di Fakultas Psikologi, sudah cukup baik untuk membekali para mahasiswa. Baik dalam hal akademik, kegiatan kampus, hingga informasi dari para alumni dapat diperoleh. Banyak media yang mengakses berbagai informasi tersebut. Mulai dari mading, website, hingga group facebook yang selalu kerap kita buka hampir setiap saat. Jadi informasi seputaran kampus, sangat mudah di akses lewat berbagai media. Dengan adanya "Tujuan Pemberian Informasi" ini, maka hal ini dapat memberikan pengetahuan yang lebih, baik tentang perkembangan atau informasi kampus dan berbagai pengalaman dari para alumni.

Dari pandangan Happock, dapat kaitakan dengan kegiatan kampus. Misalnya antara saya dengan dosen PA saya.

  1. Information Use
Pada Information Use, saat saya memasuki perkuliahan di semester 2, saya baru mendapat dosen PA. Awal pertemuan saya dengan dosen PA saya, dimana dosen PA saya memberikan informasi seputaran bentuk dari sistem perkuliahan yang ada di kampus. Baik dalam hal pemilihan mata kuliah yang mengarahkan ke jurusan yang akan tekuni nantinya, tentang bobot sks, hingga masalah IP dan IPK.

     2. Exploratory Use
Setelah sebelumnya mendapat informasi tentang mata kuliah yang mengarahkan ke jurusan yang akan saya ambil, pada Exploratory Use saya meminta pendapat kepada dosen PA saya, bahwa mata kuliah pilihan yang akan saya ambil, sesuai apa tidak dengan jurusan yang saya pilih. 

     3. Assurance Use
Setelah memperoleh informasi dan meminta pendapat kepada dosen PA, dalam Assurance Use saya menetapkan jurusan yang akan saya pilih. Apakah saya sudah benar-benar memilih jurusan tersebut atau tidak.

    4. Evaluative Use
Setelah memperoleh informasi, meminta pendapat, dan menetapkan pilihan, dalam Evaluative Use saya perlu mengevaluasi hasil nilai-nilai saya. Apakah dari hasil nilai, sesuai apa tidak jurusan yang saya pilih dengan hasil.

    5. Readjustive Use
Dari hasil nilai yang saya peroleh, mata kuliah apa yang perlu saya perdalam lagi demi mencapai tujuan saya sesuai dengan jurusan yang saya pilih.

   6. Synthesis Use
Setelah saya mengetahui semua tentang nilai-nilai saya sesuai dengan jurusan yang saya pilih, barulag saya menetapkan bahwa ini adalah benar-benar jurusan yang saya inginkan.

Harapan saya tentang "Layanan Informasi" di Fakultas Psikologi Universitas Sumatra Utara :
1. Agar dibuatnya layanan bimbingan konseling. Layanan bimbingan konseling ini, dapat membantu mahasiswa yang mendapat dosen PA yang cuek terhadap anak bimbingannya. Jadi mereka dapat memperoleh informasi yang bisa membantu akademiknya.
2. Pengelolahan portal yang selalu salah dalam penjumlahan IP dan IPK, sehingga membuat mahasiswa bingung dalam mengevaluasi nilai-nilai mereka.
3. Wi-Fi yang sering offline. Ini dapat menghambat mahasiswa yang sedang mengakses internet untuk mengerjakan tugas atau memperoleh informasi.
4. Mading yang kurang menarik. Sehingga mahasiswa kurang memperhatikan mading yang terlihat tidak rapi.  Jadi jarang mahasiswa mau melihat mading kecuali melihat jadwal kuliah, jadwal ujian, dan hasil nilai.
5. Psyco-Lib yang telah menjadi perpustakaan cabang, itu kurang di informasikan ke mahasiswa. Jadi ada mahasiswa yang mengetahuinya dan ada juga yang tidak. Jadi perlu juga untuk di perhatikan


Sumber: Winkel, W.S. & M.M. Sri Hastuti. (2006). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi

Selasa, 14 Juni 2011

Evaluasi

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada dosen pengampuh mata kuliah Andragogi yaitu ibu Filia Dina Anggaraeni, M.Pd yang telah mengajarakan kami dalam mata kuliah ini.
Begitu banyak kesan yang saya dapatkan dari perkuliahan ini. Mulai dari persipan tugas, serta kagiatan pembelajaran yang di lakukan terkadang secara online. Ini pengalaman pertama sekali buat saya dalam melakukan kuliah secara online dan juga melakukan ujian akhir secara online.
Saya begitu senang dengan kegiatan yang dilakukan dari kegiatan perkuliahan ini. Banyak kesan juga buat teman-teman yang mengambil mata kuliah Andragogi ini. Apalagi dalam kegiatan performa kelompok. Sangat-sangat berkesan buat saya.
Tetap di pertahankan lagi dalam hal kuliah online dan ujian online.

Dan 1 hal yang akan selalu saya ingat dari dari mata kuliah ini adalah "Belajarlah Untuk Menjadi Orang Dewasa".

Terima kasih ibu dan teman-teman sekalian, semoga mata kuliah ini sangat bermanfaat buat saya dan juga teman-teman sekalin.

UAS Online


Jawaban No. 1

Menurut pendapat saya, dari hasil evaluasi performa sudah kami lakukan secara maksimal. Dimana langkah 1 prosedur evaluasi menurut Morgan, et al (1976), yaitu Mengecek Tujuan.

Tujuan yang sudah kami lakukan dalam kegiatan karyawisata yaitu mengadakan cooking class, yang akan bermaanfaat bagi para peserta karyawisata untuk memberikan dalam hal keterampilan di bidang kuliner, yang mana keterampilan ini diharapkan bisa menjadi modal untuk berwira usaha kelak.
Kelompok kami yang telah kami lakukan dalam hal ini, yaitu mempersiapkan semua dalam hal mencapai tujuan kegiatan yang kami lakukan. Seperti halnya mencari tempat yang kami kunjungi, menyediakan transportasi, serta dalam persiapan berlangsungnya kegiatan ini kami selalu intens berkomunikasi dengan pihak yang menyediakan prasarana agar tewujudnya tujuan dari kegiatan yang kami lakukan ini.

Bahkan dalam kegiatan berlangsung, di ajarakan bagaimana cara-cara dari pembuatan sushi yang di ajarkan langsung oleh chef yang sudah handal di bidangnya. Dan bagaimana pemilihan beras dan salmon yang baik, hingga di perkenalkan jenis-jenis mie yang berasal dari Jepang. Mungkin ini semua sudah cukup maksimal kami lakukan, untuk mewujudkan tujuan yang kami harapkan.
Semua yang kami lakukan adalah agar terwujudnya kegiatan cooking class ini dan memenuhi tujuan yang kami yang harapkan.

Jawaban No. 2

Langkah 3 prosedur evaluasi menurut Morgan, et al (1976) yaitu Mengumpulkan Bukti.
Kelompok kami sudah secara maksimal dalam hal mengumpulkan bukti. Mulai dari mencari tahu tentang restaurant Jepang yang berada di Medan yaitu “Sushi Tei”. Dari situ kami mencari tahu tentang asal mulanya berdirinya restaurant ini. Dan dalam kegiatan pun kami melakukan sesuai dengan tema kegiatan cooking class dengan pembuatan sushi sesuai dengan restaurantnya yaitu “Sushi Tei”. Dan dalam kegiatan performa yang anggota kelompok lakukan masing-masing, kami juga telah membuat angket tentang performa dari masing-masing anggota kelompok. Dimana tujuan kami membuat angket tersebut bahwa, kami ingin memperoleh bukti nyata dari peserta tentang bagaimana performa anggota kelompok yang telah kami lakukan.

Begitu juga dengan berbagai kegiatan yang telah kami lakukan, kami membuat dokumentasi dari kegiatan ini. Semua dari kegiatan yang telah kami lakukan dalam kegiatan cooking class ini, kami kumpulkan dalam dokumentasi dan telah kami cantumkan dalam evaluasi performa dari karyawisata.
Itu semua merupakan bukti yang lengkap dan valid yang kami lakukan dalam kegiatan cooking class dari performa kelomopok Karyawisata.

Rabu, 25 Mei 2011

Testimoni Simulasi UAS Online

Menurut saya, simulasi UAS online ini baru pertama kali saya ikuti. Sebelumnya saya belum pernah mengadakan ini. Mungkin ini pengalaman pertama saya. Awalnya saya bingung bagaimana cara pengerjaannya. Dan tadi pun saya sempat bertanya-tanya ke teman saya dan melihat blog teman saya, bagaimana cara menjawab soal yang di berikan. Ini pengalaman yang sangat berharga buat saya. Dan ada juga kendala yang saya hadapi soal jaringan. Sempat terkendala dikarenakan jaringan yang tidak terkoneksi dengan baik. Jadi terkadang saya harus bolak-balik mencabut modem saya. Tapi simulisi ini sangat berguna buat saya, agar di UAS nanti saya tidak gelagapan dalam pengerjaan UAS secara online. Mungkin sekian testimoni dari saya, saya ucapkan terima kasih buat dosen pengampuh mata kuliah Andragogi yang memberikan pengalaman baru buat saya. Terima Kasih :)

SIMULASI UAS ONLINE

Jawaban soal No. 1
Menurut pendapat saya, berdasarkan evaluasi kinerja kelompok kami, prinsip yang telah saya lakukan adalah yaitu :

  • Mempunyai Tujuan yang Pasti ; dalam kegiatan karyawisata ini, mempunyai tujuan yang pasti yaitu membuat bekal ke depan untuk usaha dalam kuliner. Makanya kami membuat tema pembuatan sushi. Jika pada suatu saat nanti berguna buat peserta apabila ingin melakukan usaha khususnya di bidang kuliner.
  • Menggunakan Instrumen yang tepat dalam evaluasi ; dalam kegiatan ini juga, kami membuat lembaran evaluasi untuk memberikan penilaian, saran, dan kritikan buat performa yang kami lakukan. Dan itu membuat suatu pembelajaran buat kami, agar kami bisa menjadi yang lebih baik lagi kedepannya.
  • Kerja sama antara peneliti dengan orang yang di nilai kemajuannya ; pihak kami telah melakukan kerja sama dengan pihak terkait  yaitu "Sushi Tei" baik dalam hal administrasi ataupun penyampain konsep-konsep dari cara pembuatan sushi dan pengenalan terhadap jenis-jenis dari makanan Jepang sendiri. Dan dalam kegiatan  ini juga turut andil yaitu Executive Chef yang berasal dari Jepang. Beliau mempraktekan bagimana cara pemilihan ikan salmon yang baik dan bagaimana cara pemotongan ikan salmon yang baik.
Jawaban Soal No. 2
Menurut pendapat saya, prosedur yang dilakuakn dalam evaluasi kelompok kami yaitu sesuai menurut Morgan, et al.(1976) :
  1. Mengecek Tujuan : kami telah membuat tujuan dalam kegiatan ini yaitu dapat memberikan inspirasi pada peserta maupun fasilitator untuk membantu mereka mengembangkan potensi berwira usahanya, khususnya di bidang kuliner. Di samping itu, dengan memperoleh pelatihan membuat sushi ini, mereka juga diharapkan dapat memeroleh pengetahuan mengenai sejarah sushi , serta mengetahui manfaat dari mengonsumsi sushi bagi kesehatan.
  2. Memeriksa apa yang dilakuakan untuk mencapai tujuan : Untuk mencapai tujuan tersebut, kami mencari tempat makan atau restauran yang mengelolah masakan sushi. Agar kegiatan ini berjalan dengan baik berdasarakan tujuan yang telah kami buat.
  3. Mengumpulkan Bukti : Dalam hal mengumpulkan bukti yaitu pada sebelum kegiatan, peserta di kenalkan terlebih dahulu tentang sushi agar mereka mengetahui asal muasal sushi tersebut. Kemudian dalam kegiatan berlangsung, para peserta di ajarkan bagaimana cara pembuatan dari sushi tersebut. Dan pada akhir kegiatan, peserta memberikan masukan dari kegiatan ini. Agar terjadi perubahan dalam diri peserta dan pencapaian tujuan yang telah di tetapkan olah fasilitator.
  4. Menentukan sumber bukti : yang menjadi sumber bukti adalah peserta. Dimana dalam kegiatan ini peserta mampu dalam membuat sushi. Dimana sesuai dengan tujuan dari fasilitaor atau kelompok karyawisata
  5. Menentukan alat untuk memperoleh bukti : Alat yang digunakan untuk memperoleh bukti yaitu kelompok telah membuat kuisioner tentang performa yang dilakukan. Dalam kuisioner berisi tentang performansi masing-masing dari setiap anggota maupun dasar dari pemilihan tempat yang dilakukan kelompok.
  6. Menganalisis Bukti : Dari hasil kuisioner yang kami dapatkan, bahwa performansi dari karyawisata ini sendiri di nilai cukup baik dari para peserta. Mulai dari pemilihan tempat dan kegiatan yang dilakukan. Namun ada kritikan dan saran yang membangun dari para peserta untuk membuat kami menjadi lebih baik ke depannya nanti.
  7. Menggunakan Hasil : Hasil dari kegiatan ini, semoga sangat bermanfaat buat para peserta untuk mengaplikasikannya ke dalam bidang usaha, khususnya bidang usaha kuliner. Dan bagi kelompok sendiri, sangat bermanfaat sekali dalam melakukan kegiatan ini. Karena sangat di butuhkan kerjasama yang maksimal untuk mencapai kegiatan ini agar berhasil.

Senin, 16 Mei 2011

Testimoni Performa Diskusi

Untuk teman-teman kelompok diskusi, mengambil judul "CARA MEMANFAATKAN WAKTU LUANG TERHADAP ORANG DEWASA DENGAN CARA BERCOCOK TANAM BUAH STRAWBERRY".
Dalam persiapan performa dan modul, teman- teman dari kelompok diskusi sudah cukup baik. 
Tetapi pada saat melakukan performa, teman-teman dari kelompok diskusi kurang hidup dalam membangkitkan suasana. Jadi suasana perforam pada saat itu kurang begitu hidup diskusinya. Tetapi buat penyampaian materi, teman-teman diskusi sudah mengambil andil bagian masing-masing dari performanya.
Mungkin sekian testimoni dari saya, mudah-mudahan teman-teman bisa menjadi lebih baik lagi dan belajar menjandi orang dewasa. Terima kasih :) 

Testimoni Performa Pelatihan

Untuk kelompok Pelatihan sendiri mengambil judul "Manajemen Pemasaran Buah Strawberry". Dalam persiapan performa, teman-teman dari kelompok performa sudah cukup baik. Tetapi pada saat melakukan performa, saya kurang dapat inti dari performa pelatihan ini sendiri. Sampai saat ini saya belum bisa memahami bagimana melakukan menejemen pemasaran itu sendiri. Tapi secara penampilan kalian sudah cukup baik. Hanya yang kurang adalah, pemahaman kalian tentang isi dari Menejemen Pemasaran ini. Saya mohon maaf apabila dalam performa ini, saya sedikit kritis dalam mengasi pendapat. Mungkin ini masukkan agar masing-masing dari kita menjadi lebih baik. Dan kita pun belajar dalam proses untuk menjdai orang dewasa. Terima kasih :)